Teguran

Hari ini banget tadi siang nonton film di tv, gatau judulnya apa dan baru nonton film itu sekali tadi. Ceritanya bagus, bagus banget. Sempet ganonton bagian tengahnya karena ketiduran hahahaa. Tapi pas baru bangun, film itu udah mau selesai. Tapi masih seru. Dan berasa banget "ditegur" lewat film itu. Ada kalimat yang sangat mengena buat gua pribadi. Yaitu "kalo kamu melakukan atau mencintai sesuatu karena Asma Allah, hasilnya atau endingnya pasti yang terbaik". Ngena banget, kerasa ditegur. Karena setelah inget-inget lagi, gua termasuk orang yang masih sulit meluruskan niat melakukan sesuatu. Yang tadinya atau harusnya itu dilakuin karena Allah, tapi justru rancu atau buram niatnya. Entah jadi untuk apa, bahkan untuk siapa. Dan siapanya itu bukan Allah. Justru disitu salahnya, dari film itu gua sadar. Kalo kita niatin karena Allah, insyaAllah kita akan ikhlas apapun yg terjadi. Dan katanya, kita gaakan kecewa. Karena kita percaya apapun yang direncanain Allah pasti lebih baik dari apa yang kita inginkan.
Dan gua masih akan berusaha belajar juga sih dari film itu, mulai niatin apapun karena Allah. Karena klo udh gtu, malu juga sih kalo mau berbuat yang enggak-enggak, dan diawali niat karena Allah. Malu dan ga pantes aja gtu, dan itu bisa jadi pembatal kita untuk ngelakuin hal yang enggak-enggak itu.
Niat gua nulis ini juga bukan untuk menggurui kok, tpi untuk sharing aja. Karena hal kayak gini cuma bisa dijalanin oleh diri kita sendiri, dan yang tau ya kita sendiri. Percuma juga orang mau ceramahin kayak apa, tpi hati kita belum tergerak macem gua.
Tapi gua nyimpulin sih siklusnya gini
Niat karena Allah ➡ Ikhlas
.
.
Udahan sharing kali ini ya, karena gua bingung juga mau cerita ke siapa. Dan kayaknya seru kalo kita bisa belajar bareng-bareng.
Maafkan kerumitan bahasa ditulisan kali ini (biasanya juga tulisannya gajelas 😂), karena ini ditulis tengah malem hahaha

Comments